Sudah lama saya membaca buku ‘What is Islam: The Importance of Being Islamic’ tulisan Shahab Ahmed. Buku itu saya anggap berbahaya, lantaran apa yang dianggap syar’i dan Islami itu bisa jadi sungguh-sungguh problematik. Apalagi dalam bidang ekonomi. Mungkin jawaban yang lebih baik datang dari buku Khaled Abou el Fadl, ‘Reasoning with God: Reclaiming Shari'ah in the Modern Age’. Fadl, yang konon memelihara puluhan ekor anjing itu menyatakan bahwa lantaran syariah itu konsepsi yang ideal dan abstrak, maka wujudnya harus dibuat lebih terukur, terutama menjadi peace (kedamaian), compassion (kasih sayang), mercy (welas asih), justice (adil) dan nilai-nilai lainnya. Dalam ekonomi, menurut saya nilai terpentingnya adalah justice dan compassion itu. Bisnis yang Islami, dengan demikian adalah bisnis yang adil (sebagai lawan dari yang eksploitatif terhadap co-creator, terutama pekerja dan masyarakat; juga terhadap generasi mendatang), dan menunjukkan kasih sayang (sebagai law...
- Get link
- X
- Other Apps