Posts

Hari Batik Tanpa Batik

Aku belajar dari ‘orang gila’ bernama @sukarboy yang nabung untuk di kuburan 50 persen dari pendapatannya ..... (Gendeng koe boy!) Sedekah itu mengundang rejeki. Aku terbengong-bengong lihat @sukarboy mengirim batik asli ke Eropa. Mau tahu profitnya? Cukup untuk beli Grand Livina   Catatan: Nama akun hanyalah pemanis. Kalau ada kemiripan atau kesamaan, itu pastilah rekayasa … Entah sudah beberapa tahun ini, saya melewati hari Batik tanpa batik. Bukan karena tidak suka. Tapi karena ada keterkaitan sejarah yang menyesakkan, yang sangat terkait dengan batik. Beberapa tahun lalu, saya ada kenal seorang pengusaha batik. Sebut saja namanya Mawar. Eh bukan. Sukarboy. Bukan sekedar kenal, tapi akrab banget. Ceritanya, - sekali lagi ceritanya, dia begitu peduli pada para pembatik yang usianya sebagian besar sudah memasuki bilangan renta. Ceritanya lagi, dia suka berbagi dengan kaum dhuafa. Dan ceritanya juga, usaha batiknya moncer hingga ke negeri Singa. Kisahnya, setidaknya masih terdokume...

Uang, Zakat, dan Masa Depan

'Rahmat' yang Meledak di Tengah Malam

Generasi Clicktivist: Saring, Sharing

Tan. Pram. Wendo

Sedekah Terbaik Seorang Pemimpin

Kelvy di Sudut Ruangan

Label Syariah di Rezim Kapitalis

Kembali ke Khittah CSR

Zakat Profesi