Posts

Perhatian, Niat, dan Tindakan (Bagian 5 dari 6 Tulisan)

Pak Otto Scharmer menutup tulisannya dengan pertanyaan yang menurutnya paling penting di alam semesta: apa bagianku? Apa bagian kita? Jawabannya bukan berupa rencana rinci, tapi soal menyelaraskan tiga hal: ke mana perhatian kita tertuju, apa niat kita, dan bagaimana kita bertindak. Saya baca ini dan langsung teringat hadits pertama di kitab Arbain Nawawi yang ssaya pelajari sebelum akil balig: "sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya." Sekilas, hadits ini sering dipahami cuma soal niat sebelum bertindak, semacam syarat administratif. Tapi kalau didalami, sebenarnya persis seperti tiga hal yang disebut pak Otto. Perhatian itu soal di mana hati kita benar-benar berada — bukan yang kita klaim, tapi yang sungguh-sungguh kita rasakan. Niat itu arah yang kita tuju setelah perhatian itu terkumpul. Dan tindakan itu apa yang kita lakukan dengan keduanya. Kalau salah satu dari tiga ini tidak selaras, hasilnya jadi hambar. Niat bisa benar, tapi kalau perhatian kita berantakan, ...

Dari Ember ke Pipa (Bagian 4 dari 6 Tulisan)

Bernapas Bersama (Bagian 3 dari 6 Tulisan)

Tiga Retak di Tanah yang Sama (Bagian 2 dari 6 Tulisan)

Mengosongkan Dulu, Baru Mengisi (Bagian 1 dari 6 Tulisan)

Selamat Jalan, Sang ‘Pemulung Kata’

Undangan yang Menyepelekan

Kepada Yang Terhormat, yang Terlalu Sering Bersabda