Menarik mendengar cerita sahabat yang baru kembali dari Norwegia. Konon, negeri dengan kualitas pendidikan terbaik sejagat itu telah menerapkan pendidikan critical thinking pada level pendidikan dasar. Ini adalah cara pemerintah negeri itu dalam upaya menangkal berita hoax yang menjadi ancama besar bagi dunia. Bagaimana dengan Indonesia? Rupanya, sekalipun pernah punya menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki latar belakang dunia IT yang kental, -sekaligus tahu persis berapa banyak berita hoax yang bertebaran di dunia maya sekaligus bagaimana dampak negatifnya, tetapi hingga orang tersebut diganti dan kini masuk tahanan akibat tuduhan korupsi, kita belum tergerak untuk membentengi anak-anak Indonesia dengan cara berpikir kritis yang kokoh. Jadilah kita seolah membiarkan begitu saja, anak-anak kita ‘mengonsumsi’ apapun dari gadgetnya, tanpa bekal pengetahuan yang cukup. Ini juga diperparah dengan perilaku sebagian besar dari kita yang dengan sukarela menjadi clicktivist: me...
- Get link
- X
- Other Apps