Kolaborasi adalah sebuah kata yang terdengar manis seperti janji kampanye, tetapi sering kali pahit ketika dijalankan pemenang Pilkada. Semua orang mendukungnya—di seminar, di ruang rapat, di webinar bertajuk sinergi untuk masa depan cerah . Namun, Adam Kahane dalam Collaborating with the Enemy seolah datang ke tengah seminar itu, menarik mikrofon pembicara, dan berbisik, “Kolaborasi tidak selalu tentang keselarasan, cinta dan harmoni. Kadang, ia tentang menahan diri untuk tidak meninju rekan kerja atau mitra anda.” Adam Kahane bukan sembarang motivator bertampang segar yang bicara soal kerja sama dengan senyum selebar pintu garasi. Ia adalah fasilitator yang kenyang pengalaman menangani konflik di berbagai belahan dunia, dari bisnis hingga politik, dari meja runding hingga meja makan. Dalam bukunya, ia membongkar mitos besar yang selama ini kita telan bulat-bulat: bahwa kolaborasi itu harus nyaman, harus harmonis, harus penuh pelukan dan jabat tangan erat seperti iklan asuransi kelua...
- Get link
- X
- Other Apps